SUARA INDONESIA TUBAN

Dua Orang Tewas Saat Ritual di Petilasan Perapen Mpu Supo Tuban, Diduga Akibat Hirup Gas Belerang

Iwan Lutfi - 22 March 2022 | 13:03
Peristiwa Daerah Dua Orang Tewas Saat Ritual di Petilasan Perapen Mpu Supo Tuban, Diduga Akibat Hirup Gas Belerang
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap dua orang tewas diduga akibat menghirup gas belerang di petilasan Perapen Mpu Supo Tuban, (Foto: Istimewa/suaraindonesia.co.id).

TUBAN - Nasib nahas dialami ibu dan anak warga Desa Dermawuharjo, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Pasalnya, mereka ditemukan tewas di petilasan Perapen Mpu Supo di desa setempat, Selasa (22/3/2022).

Diduga korban tewas bernama Marsih (66) dan Mariyanto ( akibat menghirup gas belerang saat melakukan ritual di petilasan.

Korban ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan petilasan yang bernama Sumari (52) sekira pukul 07.00 WIB.

"Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terlentang menghadap ke barat," kata Kapolsek Grabagan Iptu Darwanto, Selasa (22/3/2022).

Darwanto mengatakan dalam kondisi terlentang, saat itu posisi jenazah sang anak berada di bawah sambil memegang tangan ibunya.

Dari keterangan warga sekitar, lanjut Darwanto, korban bernama Marsih tengah melakukan ritual di petilasan Perapen Mpu Supo. 

Namun, karena lama tidak kembali pulang, sang anak Mariyanto mendatangi ibunya ke lokasi petilasan.

Saat tiba di lokasi, Mariyanto mendapati ibunya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian Mariyanto berusaha menolong ibunya.

"Saat menolong ibu, Mariyanto ini juga menghirup gas belerang. Akibatnya Mariyanto juga ikut meninggal dunia bersama ibunya," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pada tubuh kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. 

"Jenazah sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Lutfi
Editor : Irqam

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya