default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Mantap Maju Cawalikota Surabaya, Dwi Astutik Ambil Formulir di PDI Perjuangan

Mantap Maju Cawalikota Surabaya, Dwi Astutik Ambil Formulir di PDI Perjuangan
Politik
Bakal Calon Walikota Surabaya, Dwi Astutik saat mengabil formulir pendaftaran di Sskretariat PDI Perjuangan Surabaya
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SURABAYA - Mantap maju, wakil Sekretaris Muslimat NU Jatim, Dwi Astutik mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota / Wakil Walikota Surabaya di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Rabu (11/9/2019). 

Dirnya hadir didampingi langsung oleh  Muslimat NU Jatim, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Tiara Kusuma tanpa ragu langsung mengambil formulir Bakal Calon Wakil Walikota (Bacawawali) Surabaya.

"Di kantor PDIP ini saya dalam rangka mengambil formulir untuk mencalonkan Wakil Wali Kota Surabaya. Pastinya ini akan ditanyakan," ungkap Dwi usai melakukan pengambilan formulir pendaftaran.

Terkait posisi itu Kata Dwi, nantinya akan disesuaikan sebagaimana aturan yang sudah ditetapkan oleh partai berkepala banteng itu.

"Kalau diminta oleh Bu Mega, saya siap untuk jadi wali kota," ujar Dwi Astutik.

Menurutnya, karena kondisi dan situasi politik dirinya akan mengikuti. Tapi, tidak menutup kemungkinan, namanya politik, setiap detik bisa berubah. 

:Kulturnya di PDIP kan seperti itu. Saya yakin Allah yang akan memberikan solusi untuk saya," lanjutnya.

Ia juga mengaku, telah mendapat dukungan secara lisan dari DPC PKB Surabaya. Ia menyebut, PKB siap memberikan 5 kursi untuk pencalonan Dwi Astutik.

"Alhamdullilah, sudah ada gambaran bagus dari PKB. Ada 5 kursi, dan InsyaAllah sudah ada videonya. Sementara tertulis belum, tapi secara ketemu langsung sudah, ketua PKB siap kursinya untuk saya," sebutnya.

Maka dari itu, pihaknya juga akan menyampaikan hal itu secara tertulis jika hal itu dibutuhkan oleh PDI Perjuagan.


Lebih jauh Dosen senior UINSA ini juga menyebut, selain PDIP dan PKB diakuinya telah menjalin komunikasi dengan PPP. 

"Kita tetap beriktiar dan berupaya berkomunikasi dengan partai-partai lain. Selain itu, kita akan terus menjalin komunikasi dengan kalangan kyai dan ormas-ormas di Surabaya," lugasnya.

"Alhamdullilah saya lakukan, sudah bergerak ke PCNU, ke Kyai Muhibin, sudah memberikan restu dan arahan dan doa. Saya sudah sowan, juga ke Kyai Mas Sulaiman selaku syuriah," tandasnya.


Kontributor : Imam Khairon
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar