default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Menperin sebut Esemka dapat Digunakan sebagai Mobil Dinas jika Sudah Produksi Jenis SUV

Menperin sebut Esemka dapat Digunakan sebagai Mobil Dinas jika Sudah Produksi Jenis SUV
Peristiwa Nasional
Menteri perindustrian, Airlangga Hartarto saat menengok produksi mobil Esemka
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Menteri perindustrian, Airlangga Hartarto menyebut mobil Esemka dapat digunakan sebagai mobil dinas menteri dan presiden jika mobil tersebut sudah memproduksi mobil berjenis SUV.  

Hal itu, menjawab sindiran yang sempat beredar di publik mengenai penggunaan mobil Esemka sebagai mobil dinas.

"Jangka waktu ke depan, kalau ada desain seperti SUV, tidak ada masalah. Kemarin kan sudah dibikin SUV prototype, nah itu multiplatform juga, multiplatform salah satunya perusahaan basisnya Eropa juga," ucap Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan tentu bukan hal yang salah untuk dipertimbangkan ke depan jika Esemka sudah memproduksi model tersebut. Namun, dia mengatakan Esemka sampai saat ini hanya memproduksi mobil berjenis pikap. 

"Ya kan dia baru produksi mobil pikap, mobil menteri mobil apa? Pikap? Menteri pakai pikap, memang semua barangnya apa?" tegasnya.

Sindiran soal  Salah satunya, 

Sebelumnya, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil menyindir soal mobil Esemka yang  seharusnya menjadi mobil dinas kementerian dan kepresidenan.Ia sempat melempar pernyataan agar Jokowi mengganti mobil dinas kepresidenan dengan seri Mercedes-Benz S 600 Pullman Guard dengan mobil Esemka. 

Pernyataan tersebut dilemparnya ke publik sehari setelah kepala negara meresmikan pabrik perdana l PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) di Boyolali, Jawa Tengah, yang memproduksi mobil Esemka.

"Karena itu harus diawali oleh presiden dulu menggunakan mobil merek Esemka sebagai mobil kepresidenan, tak menggunakan Alphard, Mercy," kata Nasir.

Tak hanya itu, Nasir meminta agar pihak pabrik yang memproduksi Mobil Esemka untuk transparan dan terbuka soal komponen mobil yang digunakan saat ini. Ia menyatakan seharusnya dijabarkan apakah komponennya 100 persen berasal dari dalam negeri atau impor dari luar negeri.

"Ya kan harus diketahui, komponen-komponennya apakah dari lokal atau dari luar. Kemudian ciri-cirinya seperti apa, apakah mirip mobil luar atau seperti apa," ucapnya.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar