default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kejari Jember Kembali Tetapkan Tersangka Kasus RTLH Jember

Kejari Jember Kembali Tetapkan Tersangka Kasus RTLH Jember
Peristiwa Nasional
Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

 

JEMBER - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember kembali menetapkan 1 orang tersangka kasus korupsi pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Jember.

Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto, penahanan kembali dilakukan kepada tersangka inisial DLP, yang berprofesi sebagai wiraswasta.

"Sebelumnya DLP, Kejari Jember sudah menetapkan MRS selaku pemilik toko material yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya saat dikonfirmasi di Kejari Jember, Rabu (11/9/2019).

Penahanan tersebut dikarenakan, peran dari DLP menurut Agus cukup penting perannya yakni mengatur pemberian barang material kepada warga melalui MRS tidak sesuai dengan spesifikasi.

"DLP bukan dalangnya tetapi dia punya peran penting dalam hal ini," imbunya.

Ia menjelaskan, seharusnya penerima bantuan tersebut harus mendapatkan uang sebanyak 15 juta berupa material dan diberikan kepada 195 penerima. Namun, senyatanya dilapangan yang diterima bervariasi dan tidak sampai 15 juta.

"Dari hasil penyelidikan oleh pihak Kejari, didapatkan material yang didapatkan oleh masyarakat dihitung tidak sampai 15 juta," jelasnya.

Agus menyampaikan, DLP dan MRS memiliki hubungan kerja yang baik maka bisa mengatur pendistribusian material tersebut. DLP saat ini sudah dititipkan ke Lapas Kelas II A.

Ia menambahkan, saksi-saksi akan dipanggil kembali dan dari dinas terkait sudah dimintai keterangan tentang kasus tersebut.

Sebagai informasi, kasus korupsi RTLH ini merupakan kasus ditahun 2017 yang lalu, kerugian negara disinyalir mencapai 400 juta rupiah.


Kontributor : Angga Juli Setiawan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar