default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Komisi III DPR minta KPK Tunjukan data Capim yang Bermasalah dengan Rekam Jejak

Komisi III DPR minta KPK Tunjukan data Capim yang Bermasalah dengan Rekam Jejak
Peristiwa Nasional
Anggota komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu saat ditemui wartawan di gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Rabu (11/9/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Anggota komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu meminta pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan data bila ada calon pimpinan periode 2019-2023 yang bermasalah dengan rekam jejak. Menurutnya, pihak KPK jangan asal menuduh tanpa dukungan data.

“Kalau ada datanya kasih ke Komisi III, KPK itu harus benar jangan berdasarkan katanya,” ujar Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

Masinton mengatakan KPK harus belajar dari kasus Budi Gunawan, yang pernah dijadikan tersangka oleh KPK atas dugaan korupsi .
Namun, pengadilan menyatakan penetapan tersangka Budi Gunawan oleh KPK tidak sah.

“Belajar lah dari kasus Pak Budi Gunawan, mentersangkakan orang tanpa alat bukti yang cukup dan beliau tak jadi dilantik sebagai Kapolri." Tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah mantan pimpinan KPK meminta agar Presiden Jokowi tegas mengevaluasi dan tidak meloloskan calon pimpinan KPK bermasalah.

 Diantaranya adalah M Busyro Muqoddas, Abraham Samad, maupun Bambang Widjojanto yang meminta kepada komisi III DPR RI untuk lebih selektif dalam memilih Calon pimpinan.

- Pertama, tidak menetapkan Iolosnya calon pimpinan KPK yang bermasalah.

- Kedua, meminta adanya pertemuan dengan Presiden untuk menyampaikan aspirasi ini secara langsung, sebelum Presiden menentukan 10 calon yang akan diserahkan ke DPR.

Mantan ketua KPK, Abraham Samad menyebut KPK akan menghadapi ancaman jika pansel tetap melanjutkan dan meloloskan sejumlah nama yang dianggap memiliki track record tak berintegritas

"Bahwa ada semacam ancaman yang sangat berbahaya yang akan menimpa KPK." ucapnya di kesempatan yang sama.

"Apabila proses seleksi pimpinan KPK yang sekarang ini terus dilanjutkan dan meloloskan orang-orang bermasalah," sambungnya.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar