default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Anies Klaim Perluasan Ganjil-Genap Membuat Penggunaan Transportasi Publik Meningkat

Anies Klaim Perluasan Ganjil-Genap Membuat Penggunaan Transportasi Publik Meningkat
Peristiwa Nasional
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim penerapan perluasan sistem ganjil-genap di sejumlah jalan Ibu kota membuat penggunaan transportasi publik meningkat. Menurutnya angka pengguna angkutan massal tersebut mengalami kenaikan signifikan.

"Yang menggunakan TransJakarta itu 892 ribu per hari kemarin. Artinya, hampir 900 ribu orang menggunakan TransJakarta. Ditambah dengan MRT berarti hampir 1 juta orang menggunakan kendaraan, itu adalah sebuah rekor," ucap Anies kepada wartawan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2019).

Lebih lanjut, Anies mengatakan angka tersebut menjadi indikator keberhasilan. Dia berharap masyarakat makin menggemari transportasi umum.

"Itu adalah indikator yang paling reliable karena tujuan dari kita mengadakan kebijakan-kebijakan ini adalah untuk mendorong banyak warga menggunakan kendaraan umum," ucap Anies.

Anies mengakui ada masyarakat yang sudah lama tidak menggunakan kendaraan umum. Anies ingin mereka kembali menggunakan kendaraan umum.

"Kita ingin mendorong armada kendaraan umum diperluas, jangkauannya diperluas dengan begitu nanti lebih banyak orang merasakan kendaraan umum dan banyak dari observasi kita, banyak yang sudah lama tidak menggunakan kendaraan umum," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklaim kualitas udara di Jakarta membaik dan terjadi penurunan lalu lintas yang signifikan.
akibat perluasan Ganjil-Genap di DKI Jakarta telah berjalan sejak Senin (9/9) kemarin. 

"Untuk evaluasi saat ini kami melihat secara visual bahwa telah terjadi penurunan lalu lintas secara signifikan dan saat ini sedang dihitung berapa persentase penurunan volume lalu lintas di jalan. Demikian pula terkait dengan kecepatan dan waktu tempuh," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat meninjau ganjil-genap di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat.

Menurut Syafrin, berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, 941 pelanggar ganjil-genap ditindak pada hari pertama penerapan rute baru. Syafrin berharap para pengendara dapat memahami kebijakan ganjil-genap.

"Total pelanggaran berdasarkan data dari Pak Dirlantas di Jakarta semuanya 941 kendaraan. Artinya, jika kita bandingkan dengan volume lalu lintas yang masuk ke kawasan ganjil-genap ini tentu sangat sedikit," sebut Syafrin.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar