default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Bermodal Pinjaman, Pelaku Produsen Miras di Tuban diBorgol Polisi

Bermodal Pinjaman, Pelaku Produsen Miras di Tuban diBorgol Polisi
Peristiwa Daerah
Pelaku Suyono saat dimintai keterangan oleh awal media saat press release di lokasi rumah produksi arak
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

Tuban - Suyono (33), warga Dusun Pakah Desa Gesing Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban terpaksa harus berurusan dengan polisi, kerena ia telah sekitar tiga bulan memproduksi minuman keras jenis arak jawa berskala besar.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, wilayah hukum Polres Tuban kembali menangkap salah satu produsen miras jenis arak jawa yang cukup besar. Yang tidak kalah menariknya ialah, dalam melakukan aksinya, pelaku membuat arak dilokasi bekas rumah makan yang ada dipinggir jalan dijalur Provinsi atau jalur Nasional.

Pihaknya menjelaskan bahwa, pelaku sebelumnya sudah pernah melakukan atau bekerja di pabrik miras yang berada di Jatirogo. Bermodal pengalaman, akhirnya pelaku mencari pinjaman sebesar 30 juta, dan memproduksi minuman haram sendiri.

"Pelaku dulu pernah bekerja di pabrik arak, namun bosnya sudah tertangkap dan pelaku berhasil lolos," ungkap Kapolres Tuban saat press release. Selasa, (02/07/2019).

Dalam sehari ia mampu memproduksi sebanyak 30 dus arak siap edar, sedangkan dalam satu dus berisi 12 botol berukuran 1,5 liter. Jadi rata-rata dalam sehari ia mampu membuat 1000 liter arak. Dengan harga jual masing-masing perkardus sebesar 300 ribu rupiah. Dan dijualnya ke wilayah Bojonegoro.

"Dari hasil penjualan, pelaku bisa meraup keuntungan minimal mecapai 9 hingga 10 juta perhari," terang AKBP Nanang.

Meski pelaku mengaku memproduksi miras baru sekitar dua bulan, namun pihak Polres Tuban tidak akan semudah itu mempercayainya. Untuk itu Kapolres Tuban meminta kepada Kasat Reskrim untuk memperdalam kasus tersebut.

Perwira berpangkat dua melati dipundak itu menegaskan bahwa, pihaknya juga tidak akan bosan-bosan melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus miras yang beroperasi di wilayah Bumi Wali ini.

"Jika mereka tidak lelah dalam memproduksi miras, kami juga tidak akan bosan-bosan mengungkap dan menangkap para pelaku," terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku saat ini akan diancam dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman hukuman maksimal 18 tahun penjara.

Sementara terkait kasus ini, Kapolres Tuban berjanji bakal memberantas produsen arak di Bumi Wali Tuban. Bahkan di tahun 2019 ini Tuban akan terbebas dari minuman yang dapat memabukkan tersebut.

"Saya pastikan 2019 Tuban zero miras," pungkasnya.


Kontributor : Moh. Said
Editor : Junaidi Achmad
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar