default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Otak Pelaku Komplotan Curanmor Sadis Lintas Kabupaten di Tuban Didor Polisi

Otak Pelaku Komplotan Curanmor Sadis Lintas Kabupaten di Tuban Didor Polisi
Peristiwa Daerah
Anggota Resmob Satreskrim Polres Tuban saat membekuk pelaku curanmor
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

Tuban - Aksi kejar-kejaran dilakukan oleh Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Tuban terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) otak pelaku komplotan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lintas Kabupaten, di sebuah warung yang berada di Desa Manjung Kecamatan Montong Kabupaten Tuban.

Dalam pengejarannya, pelaku Suryadi (38), yang merupakan warga setempat tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, lantaran berusaha melarikan diri serta melakukan perlawanan saat akan di tangkap. Pelaku sendiri dikenal sadis, karena saat menjalankan aksinya, ia tidak akan segan-segan melukai korbannya.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, penangkapan pelaku bermula saat sebelumnya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pencurian sembako di gudang penggilingan padi milik Nur Aziz (32) warga Dusun Boro, Desa Banjararum, Kecamatan Rengel pada (16/12/2018) lalu hingga mengalami kerugian mencapai 3 juta rupiah.

Kemudian polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan. Dari hasil laporan dan rekaman CCTV, terlihat ada tiga pelaku dan kendaraan L300 yang digunakan untuk mengangkut barang curian tersebut. Akhirnya polisi berhasil mengindentifikasi pelaku.

"Aksi pencurian digudang itu dipergoki oleh pemiliknya. Sehingga mereka kabur dengan hanya membawa 3 karung beras," ungkap AKP Mustijat. Rabo, (12/06/2019).

Setelah dilakukan pengembangan, dua pelaku berhasil di ringkus, yakni Moh Ali Ilham Khoyri (24), sopir sekaligus pemilik L300, warga Dusun Pandean Desa Mulyorejo Kecamatan Singgahan, ditangkap pada (31/12/2019), dan Daryanto (28), warga Desa Prataan, Kecamatan Parengan, ditangkap pada (24/04/2019).

Kemudian Suryadi berhasil di bekuk oleh petugas. Dalam penangkapannya, pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas dengan sebilah pedang. Meski sudah diberikan tembakan peringatan, pelaku yang dalam keadaan mabuk tersebut masih mengayunkan senjatanya dan hampir mengenai salah seorang petugas. Akhirnya polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas dibagian kakinya.

"Dua pelaku lainya sudah kita amankan dan saat ini sudah dalam proses BAP, tapi untuk Suryadi terpaksa kita lumpuhkan karena berusaha melawan," tegas mantan Kasat Reskrim Polres Tulungagung.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, masing-masing 1 Unit Mobil L300 bernopol S 8717 HE yang digunakan untuk mengangkut barang curian, 1 unit sepeda motor, 3 buah linggis, 1 buah gunting kawat, 4 bilah pedang.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 363 Ayat (1) ke 3e, 4e, dan 5e Ayat (2) KUHP, yakni pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

"Pelaku akan kami kenakan pasal pencurian dengan pemberatan," pungkasnya.

Di informasikan sebelumnya, tiga komplotan pencurian kendaraan bermotor lintas kabupaten tersebut telah menjalankan aksinya di beberapa wilayah di Jawa Timur, antara lain beberapa TKP di Tuban, meliputi 1 ranmor di Kecamatan Soko, pencurian beras di Rengel 2 kali, di Plumpang 2 kali, dan di Jatirogo 1 kali. Sedangkan 4 TKP Curanmor di Bojonegoro, 1 TKP pencurian beras di Jombang, dan 1 TKP pencurian beras di Nganjuk.


Kontributor : Moh. Said
Editor : Junaidi Achmad
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar