default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kasus Korupsi Kades Mojoagung Berakhir. Keduanya Dijerat Setahun Penjara

Kasus Korupsi Kades Mojoagung Berakhir. Keduanya Dijerat Setahun Penjara
Peristiwa Daerah
Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi, saat ditemui di kantornya
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

Tuban - Kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Mojoagung Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, yakni Siti Ngatiyah (40) beserta suaminya Haji Makmur (46), mencapai babak akhir.

Pasalnya, pasangan suami istri itu sudah terbukti melakukan korupsi dan merugikan negara mencapai Rp. 152 juta itu, dan kini mereka harus benar-benar peliknya bilik jeruji besi. Karena majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) telah menetapkan keduanya bersalah dan dijatuhi hukuman selama satu tahun penjara dan denda masing-masing sebesar Rp. 50 juta.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tuban, Nurhadi mengatakan, kedua terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi, atas tindakanya melakukan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang digunakan untuk pembangunan paving dan tanah urug di desa setempat, sehingga merugikan Negara sebesar Rp. 152.860.773 juta.

"Kedua terdakwa terbukti bersalah dan oleh majelis hakim sudah ditetapkan hukuman kepada kedua pelaku," kata Nurhadi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Senin, (01/04/2019).

Untuk itu kedua terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun, dan denda masing-masing Rp. 50 juta dengan subsider tiga bulan kurungan. Serta diwajibkan membayar pengembalian sebesar Rp. 202 juta kepada Negara.

"Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum, yakni selama 1,5 tahun kurungan dan denda Rp. 50 juta," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, kedua terdakwa telah melakukan korupsi DD dan ADD yang digunakan untuk proyek pembangunan paving dan tanah urug pada 2016 silam, namun oleh kepala desanya dianggarkan pada tahun 2017.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan dan hasil audit inspektorat Kabupaten Tuban, pasangan suami istri itu terbukti melakukan korupsi dan ditangkap pada Selasa, (04/09/2018) lalu.


Kontributor : Moh. Said
Editor : Junaidi Achmad
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar