default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diduga Berbuat Mesum. Puluhan Remaja Dan Pelajar Di Gelandang Petugas Satpol-PP Tuban 

Diduga Berbuat Mesum. Puluhan Remaja Dan Pelajar Di Gelandang Petugas Satpol-PP Tuban 
Peristiwa Daerah
Petugas saat menemukan pasangan yang berada dalam satu kamar kos
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

Tuban - Puluhan remaja dan juga orang dewasa digrebek petugas gabungan dari satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Tuban, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban, TNI dan Polri saat berada di dalam sejumlah kos-kosan di Kabupaten Tuban.

Dalam razia tersebut, sebanyak 22 orang terpaksa digelandang ke kantor Satpol-PP untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan identitas dan tes urine kepada penghuni kos tersebut.

Menurut Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol-PP Tuban, Joko Herlambang mengatakan, razia kali ini merupakan tindak lanjut adanya laporan dari masyarakat, bahwa ada sekitar tujuh kos-kosan yang ada di wilayah Kabupaten Tuban diduga digunakan sebagai tempat mesum oleh penghuninya.

"Razia ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat bahwa ke tujuh kos itu diduga digunakan sebagai tempat mesum," ungkap Joko.

Penggrebekan dilakukan di kos-kosan yang berada di belakang Perpustakaan Tuban, jalan Kalijogo, Tuban. Dilokasi itu, petugas mengamankan 3 pasangan yang bukan suami istri yang berada di dalam kamar kos.Yakni N (42), pria asal Banjarbaru Kalimantan bersama pasangannya A (24) warga Tuban.

Kemudian pemuda A (24) yang diketahui bersama N (19), serta pria S (24) dengan pasangannya N (27), yang semua warga Tuban dan ditemukan berada didalam kamar kos dengan berpasang-pasangan.

Selanjutnya dalam kos tersebut, petugas juga mengamankan 5 orang dalam satu kamar kos. Yakni tiga orang perempuan berinisial A (19), S (18), dan K (19), serta dua orang pria berinisial G (18), dan R (20), kelimanya merupakan warga Tuban.

"Dari razia itu, kita juga mengamankan satu kamar ada lima orang, dua diantaranya merupakan pelajar SMK Tuban,” jelasnya.

Tak hanya itu, petugas juga menyisir beberapa kos-kosan yang berada di kota Tuban, dan petugas mendapati satu pasang yang bukan suami istri. Yakni pemuda Berinisial M (23) warga Tuban, bersama pasangannya U (24), wanita kelahiran Bojonegoro.

Selanjutnya, di kos-kosan di wilayah Gedongombo Tuban, disini petugas mengamankan 3 pasangan yang bukan suami istri dan berada dalam kamar kos. Yaitu pria A (24) bersama perempuan H (22), D (21) bersama H (19), dan A (22) bersama C (20). Keenamnya merupakan warga Kabupaten Tuban.

Lokasi terakhir, di kos-kosan jalan WR. Supratman diamankan 3 orang berada di dalam satu kamar. Ia adalah D (30) bersama  dua wanita berinisial N (33) dan E (30) yang kesemuanya warga Tuban. 

"Ada sekitar 22 orang yang kita amankan dan kita bawa ke kantor Satpol-PP Tuban untuk dilakukan pendataan identitas dan pembinaan, namun beberapa lainya kita serahkan ke BNNK Tuban" terangnya.

Joko Herlambang menambahkan, setelah dilakukan pendataan, meraka diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Surat pernyataan yang dibuat harus mengetahuinya Kepala Desa dan Camat setempat. 

“Surat pernyataan tersebut agar memberikan efek jera kepada mereka, agar tidak mengulangi lagi,” pungkasnya.


Kontributor : Moh. Said
Editor : Junaidi Achmad
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar