Hasil Rapid Test Negatif, Karyawan Ramayana Gresik Berktifitas Kembali

Hasil Rapid Test Negatif, Karyawan Ramayana Gresik Berktifitas Kembali
Peristiwa Daerah
Salah satu karyawan Ramayana Gresik menunjukkan hasil rapid test BN yang hasilnya negatif

GRESIK - Karyawan Ramayana Gresik berinisial BN, sudah kembali bekerja seperti semula. Setelah sebelumnya melakukan karantina karena hasil rapid test reaktif. Sekarang, Satgas Covod-19 Pemkab mengizinkan yang bersangkutan kembali beraktifitas.

Hal itu seiring keluarnya dua kali hasil rapid test mandiri yang dilakukan BN di Rumah Sakit (RS) wilayah Surabaya. Menunjukkan bahwa hasil rapid tersebut negatif.

Bahkan, hasil tracing yang dilakukan Satgas Covid-19 juga tidak terbukti kalau BN melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19. 

"Tidak pernah bersentuhan langsung dengan penderita Covid-19. Setelah rapid test mandiri dan hasilnya negatif, kami izinkan untuk bekerja seperti biasa," kata juru bicara Satgas Covid-19 Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali, Rabu (20/5/2020).

Ghozali menjelaskan, sebelumnya BN memang menunjukkan hasil reaktif saat dilakukan rapid test oleh tim Satgas Covid-19 Pemkab Gresik. Satgas pun meminta kepada BN untuk karantina mandiri selama 14 hari.

Nah, selama masa karantina, yang bersangkutan melakukan rapid test mandiri selama dua kali. Hasilnya diketahui negatif.

"Meski hasilnya negatif, kami harap tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menerapkan sosial distancing," paparnya.

Sementara itu, Store Manager Ramayana Gresik, Beni Ariyanto mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah melakukan kegiatan rapid tes massal di tempatnya. Menurutnya kegiatan itu membuat manajemen bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang akan terjadi.

"Kami banyak mendapatkan arahan dan petunjuk dalam menjalankan usaha dari tim Satgas Covid 19 Gresik. Apa yang menjadi catatan semua telah kami jalankan," tutur Beni.

Disamping itu, Ramayana Gresik saat ini telah menerapkan protokoler kesehatan yang ketat khususnya pengawasan kepada pengunjung mall. Dia menyebut, seluruh pengunjung yang akan memasuki area mall diwajibkan untuk memakai masker dan diberikan cairan handsanitizer. Tidak cukup disitu, manajemen juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung di area dalam mall dengan jumlah yang telah direkomendasikan Satgas Gugus Covid 19.

"Kami menugaskan satu security sebagai cheker. Begitu pengunjung melebihi kuota untik sementara waktu pintu kami tutup sembari memgurai aktivitas yang ada di dalam mall. Secara prinsip manajemen akan patuh dan tunduk pada ketentuan yang telah disampaikan tim Satgas Gugus Covid 19 Gresik," ungkapnya.

Manajemen Ramayana Gresik juga mendorong agar masyarakat memanfatkan media dalam jejaring (daring) atau online untuk berbelanja. Hal ini demi mengurangi antrean transaksi di kasir.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar