Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan 28 Ribu Paket Sembako dan Alat Medis

Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan 28 Ribu Paket Sembako dan Alat Medis
Peristiwa Daerah
Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi hendak menyalurkan bantuan secara simbolis kepada Pemkab Gresik

GRESIK - Petrokimia Gresik menyalurkan sebanyak 28 ribu paket sembako kepada masyarakat sekitar perusahaan. 12 ribu paket sembako diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sedangkan 16 ribu paket sembako diserahkan langsung kepada delapan desa/kelurahan di sekitar perusahaan. Yakni Desa Roomo, Kelurahan Tlogopojok, Sukorame, Lumpur, Karangturi, Ngipik, Karangpoh, dan Kroman.

Setiap paket sembako terdiri dari 5 kilogram beras, minyak goreng, gula, dan mie instan, yang seluruhnya dipasok oleh Koperasi Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG). 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menjelaskan, sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kebijakan physical distancing dan imbauan #DiRumahAja yang digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Rahmad menyebutkan, pandemi Covid-19 telah berdampak hampir di seluruh sektor di Indonesia, termasuk perekonomian. Berbagai aktivitas ekonomi, seperti warung, toko, atau aktivitas lain yang melibatkan banyak orang, dihimbau untuk tutup sementara.

Sehingga perekonomian daerah menjadi lesu dan masyarakat kecil sangat merasakan dampaknya. Oleh karena itu, Kementerian BUMN melalui Petrokimia Gresik ingin meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Terutama akibat upaya penanggulangan Covid-19. Terlebih saat ini Kabupaten Gresik telah ditetapkan oleh Pemprov Jatim sebagai zona merah Covid-19.

"Petrokimia berupaya meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat lesunya perekonomian disebabkan oleh Covid-19," ujar Rahmad Pribadi, Senin (6/4/2020).

Selain sembako, Petrokimia Gresik juga akan menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk RSUD Ibnu Sina (salah satu RS rujukan Covid-19 di Jatim). Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), yaitu masker, handscoon (sarung tangan), coverall (baju pelindung), safety boots (sepatu), serta face shields (pelindung wajah) untuk tenaga medis yang belakangan pasokannya sangat terbatas. 

"Selain itu kami juga salurkan bantuan obat-obatan dan alat periksa cepat atau Rapid Test Kit," imbuh Rahmad.

Dengan bantuan ini, perusahaan berharap, baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif Covid-19 di Gresik, dapat mendapatkan pelayanan maksimal dari rumah sakit. Serta keselamatan tenaga medis juga dapat terjaga, mengingat sudah ada puluhan tenaga medis menjadi korban saat menangani pasien Covid-19 di tanah air.

"Dengan penanganan kesehatan yang memadai, pasien akan lebih mudah untuk disembuhkan dan tenaga medis, sebagai garda terdepan, bisa bekerja dengan aman dan tenang,” ujar Rahmad.

Dalam kesempatan ini, Rahmad juga kembali mengajak masyarakat untuk meminimalisir aktivitas yang kurang perlu di luar. Rahmad juga berharap semoga wabah ini dapat segera berakhir dan semua aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sedia kala.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh. Qossim menyampaikan bahwa Pemkab Gresik sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan di Gresik yang secara pro aktif turut andil dalam bakti sosial ke masyarakat di tengah pandemi ini.

"Di saat seperti ini memang sudah semestinya semua elemen bergerak bahu-membahu melawan persebaran Covid-19. Semoga peran kita semua, termasuk dari perusahaan dapat menyelamatkan masyarakat dari penularan wabah ini," ujarnya.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar