default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Arena Judi di Gresik Digerebek Polisi

Arena Judi di Gresik Digerebek Polisi
Peristiwa Daerah
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama Kasatreskrim AKP Panji P Wijaya dan Kanit Pidum Ipda Daniel menunjukkan kelima tersangka beserta barang bukti
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

GRESIK - Arena perjudian dadu dan bola di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, digerebek polisi. Lima orang berhasil diamankan. Mereka dibawa ke Mapolres Gresik beserta sejumlah barang bukti. 

Kelima orang itu diantaranya, Reman (46), warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Gresik. Kemudian, Harsono (40), warga Desa Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban. Keduanya tertangkap di lokasi judi dadu.

Sementara dua orang pejudi bola yang ditangkap adalah Suyono (51), warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean dan Suparmin (47), warga Desa Semanis, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Sedangkan satu orang  sebagai penyandang dana, yakni Sudiono (55), warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Gresik. Kelimanya diamankan dalam satu lokasi.

Para penyakit masyarakat itu digerebek pada Sabtu (8/2/2020) lalu sekitar pukul 16.00 Wib. Berawal dari informasi masyarakat yang diterima anggota Polres Gresik. Lebih dari 15 anggota dari berbagai unit pun diturunkan ke lokasi.

Saat petugas tiba, para pejudi yang berada di lokasi semburat. Melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya masing-masing. "Selain mengamankan lima orang tersangka kami juga menyita 43 kendaraan sepeda motor," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Selasa (11/2/2020).

Disampaikan, para tersangka yang diamankan mempunyai peran masing-masing. Begitu pula dengan sepeda motor yang disita. Kendaraan akan dikembalikan kepada pemilik jika menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.

"Kami lihat dulu. Kalau peranya hanya sebagai penonton bukan terlibat dalam kasus hukum maka kami kembalikan," pungkas Kusworo didampingi Kasatreskrim AKP Panji P Wijaya.

Alumnus Akpol 2000 itu menambahkan, kelima tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. 

"Barang bukti yang berhasil kami amankan uang tunai dari judi dadu Rp 4,1 juta beserta perlengkapan dadu. Sedangkan dari judi bola senilai Rp 2,5 juta dan perlengkapan perjudian," pungkasnya. 


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar