default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Panik, Tiga Ekor Ular Kobra Satroni Rumah Warga

Panik, Tiga Ekor Ular Kobra Satroni Rumah Warga
Peristiwa Daerah
Berani, Anggun Priyo Utomo saat memegang anakan ular kobra
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TUBAN - Tiga ekor anak ular kobra kembali ditangkap oleh warga Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Reptil paling berbisa tersebut pertama kali ditemukan oleh Anggun Priyo Utomo (35), warga setempat. Selasa, (21/01/2020).

Menurut Anggun, pertama kali ia menemukan seekor ular tersebut pada Minggu, (19/01) lalu disebuah kamar mandi. Karena kaget, spontan ular itu terpaksa di bunuh oleh warga. Tak berselang lama, muncul lagi ular yang sama dikamar mandi tentangga samping rumahnya.

Dihari yang sama pula, satu ekor reptil dengan panjang 30 centimeter tersebut kembali ditemukan halaman rumah warga. Warga yang takut dan panik kemudian memanggil Anggun yang dikenal berani memegang ular itu, kemudian ia menangkap dan meletakkannya didalam aquarium.

"Karena panik, ular itu dipukul menggunakan kayu seadanya. Tetapi yang satu ini masih kita letakan di aquarium," ungkap Anggun.

Warga yang resah akan keberadaan reptil mematikan itu kemudian memburu indukannya yang diduga masih bersembunyi disalah satu rumah warga, karena beberapa waktu lalu sempat terlihat dirumah tersebut. Akan tetapi hingga saat ini belum juga terdapat tanda-tanda keberadaan ular itu.

"Kemungkinan induknya masih bersembunyi didalam rumah warga, dan kami masih terus mencarinya," jelasnya.

Warga yang resah dengan banyaknya ular paling berbisa itu berharap agar dari instansi terkait segera mengambil tindakan, dan mencari keberadaan ular tersebut, sehingga teror reptil mematikan itu segera ditemukan.

"Kami berharap ada penanganan lebih lanjut, agar warga tidak lagi resah dengan ancaman ular kobra itu," pungkasnya.


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar