SUARA INDONESIA
Banner

Meski Sudah Dapat Izin dari Kapolri, Kick Off Liga 3 Belum Ada Kejelasan

TUBAN - Kapolri telah merestui penyelenggaran kompetisi pra musim di tengah pandemi Covid-19. Namun hingga kini kick off gelaran liga 3 masih belum ada kepastian kapan akan di laksanakan.

Manager Persatuan Sepak Bola Tuban (Persatu) Rifqi Najwa, menjelaskan, adanya izin tersebut memberikan angin segar bagi dunia sepak bola tanah air.

Karena masyarakat khusunya Ronggo Mania selama ini sudah merindukan gelaran sepak bola di Bumi Ronggolawe.

“Kompetisi pramusim sudah boleh dilaksanakan, dan kita juga masih menunggu surat dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur untuk kepastian kompetisi liga 3 akan berlangsung,” kata Rifqi kepada suaraindonesia.co.id, Senin (01/03/2021), di Stadion Lokajaya Tuban. 

Rifki mengatakan, untuk regulasi pihaknya masih menunggu jika kompetisi Liga 3 jadi gelar. Sebab aturan pelaksanaan kompetisi berasal dari pusat kemudian turun ke daerah.

Dengan adanya restu tersebut, dapat diprediksikan nanti kompetisi lainnya boleh dilaksanakan.

“Untuk regulasi, tentu kami menunggu juga surat edaran dari pusat,” ujar Rifqi

Ia menabahkan, saat ini jajaran management juga tengah mempersiapkan skuad tim Persatu untuk berlaga di Liga 3 nantinya. Namun dirinya tidak memastikan memakai tim Persatu yang lama atau melakukan seleksi.

“Sejauh ini persiapan tim sudah ada, dan untuk formasi tim Persatu masih kita rahasiakan. Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

Sementara itu pemain yang pernah memperkuat Persatu, Yadi Haditiar mengungkapkan, bahwa dirinya selama di tundanya gelaran pertandingan sepak bola di Indonesia, hanya melakukan latihan mandiri di rumah untuk menjaga stamina. 

"Saya kira Liga 3 akan bergulir awal tahun ini, jadi saya dari Sumbawa terbang ke Tuban untuk melakukan persiapan. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan," kata Haditiar.

Mantan Bek Kanan Persatu Tuban ini juga menuturkan bahwa dirinya berharap Liga 3 cepat bergulir tahun 2021. Karena selama liga berhenti ia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.

"Kemarin pas sampai di Tuban sempat menganggur juga, akhirnya ada salah satu pihak management menawarkan kerja di toko swalayan miliknya sambil menunggu Liga 3. Ketimbang saya nganggur saya ambil saja tawaran itu," pungkasnya. (Irq/nang) 

Apa Reaksi Anda?